Dapatkan gratis ongkir - Bebas 30 hari uang kembali.

Desaku Purwakarta
Rp. 0
Keranjang masih kosong.

Dapatkan gratis ongkir - Bebas 30 hari uang kembali.

Artikel Terpopuler

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2025

Desa Citeko, Senin, 08 Januari 2024 - Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa di Desa Citeko menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antar berbagai pihak terkait pembangunan lokal. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, pejabat desa, serta perwakilan lembaga dan komunitas di tingkat lokal. Kepala Desa Citeko, Riyan Abdillah S, Kom, memimpin acara tersebut yang digelar di Aula Desa Citeko. Musyawarah ini merupakan wadah untuk mendiskusikan rencana pembangunan desa dalam periode mendatang. Dengan partisipasi aktif berbagai pihak, diharapkan dapat menciptakan program-program pembangunan yang lebih berdaya saing dan inklusif. Dalam acara tersebut, hadir pula perangkat desa, Bhabinsa (Bintara Pembina Desa), tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, kepala dusun, serta anggota Lembaga Karang Taruna. Turut hadir pula perwakilan MUI (Majelis Ulama Indonesia), PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), kader-kader masyarakat, bidan desa, Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), dan Kepala Seksi PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kecamatan Plered. Pembahasan dalam musyawarah mencakup berbagai aspek, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan keamanan. Kepala Desa Riyan Abdillah S, Kom, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa. "Dengan melibatkan semua pihak, kita dapat merumuskan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Keterlibatan aktif masyarakat juga penting dalam menjaga keberlanjutan dan suksesnya setiap program yang kita rencanakan," ujar Riyan Abdillah. Acara ini juga menjadi ajang dialog antara pemerintah desa dan masyarakat, di mana ide-ide serta aspirasi masyarakat dapat didengar dan diperhitungkan dalam perencanaan pembangunan. Harapannya, musyawarah ini akan memperkuat sinergi antar berbagai elemen di Desa Citeko dan menciptakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Musyawarah Desa Sukses Gelar Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2024

Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) merupakan dokumen perencanaan yang memuat pokok-pokok kebijakan pembangunan Desa dan menuntun kearah tujuan visi dan misi Desa. RKPDesa dirancang untuk direalisasikan ditahun yang akan datang dan disesuaikan dengan apa yang sudah di rencanakan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) untuk 6 (enam) tahun kedepan sesuai hasil usulan dari masyarakat tingkat Dusun yang disesuaikan dengan prioritas kebutuhan dan potensi Desa untuk mencapai Visi dan Misi. Dalam hal ini Desa Citeko membuat Penetapan RKPDesa dengan dihadiri oleh baerbagai lembaga dan lapisan masyarakat. "Alhamdulillah Penetapan RKPDesa di Desa Citeko selalu ramai dihadiri oleh semua Lembaga dan lapisan masyarakat, mulai dari BPD, Karang Taruna, PKK, LPM, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, MUI, Bidan Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama dan para pemuda Desa Citeko." Ujar Kepala Desa Citeko, Riyan Abdillah, S.Kom. Selain itu RKPDesa dihadiri oleh Pendamping Lokal Desa, Kasi Pemerintahan dan Kasi PMD Kec. Plered yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 30 September tahun 2023. Warga masyarakat Desa Citeko Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta optimis dan penuh harapan apa yang telah di musyawarahkan dalam pembangunan desa ini selalu bersifat terbuka dab akan menunjang kesejahteraan masyarakat desa kedepannya yang dihasilkan dari masyarakat dan untuk masyarakat Desa Citeko. Hasil dari musyawarah desa ini adalah pengesahan rencana kerja Pemerintah Desa Citeko tahun 2024. Dokumen ini akan menjadi panduan utama bagi Pemerintah Desa dalam menjalankan program-program pembangunan untuk tahun depan.

GEOGRAFIS DESA CITEKO

Desa Citeko yang kita lihat seperti sekarang ini mempunyai ciri spesifik sebagai berikut: a. Berkembang menjadi desa dengan tipologi Desa Lingkungan Hutan b. Interaksi yang sangat kuat antara masyarakat dengan sumber daya hutan  c. Kepemilikan lahan pertanian tanaman pangan kurang dari 0,5 ha pada 2006 per rumah tangga petani, sedangkan 80 rumah tangga tidak memiliki lahan pertanian sama sekali. d. Kawasan hutan yang luasnya ± 86% dari luas wilayah desa Mantingan sebesar 990,009 Ha   Batas Wilayah: a. Sebelah Utara : Citekokaler, Pamoyanan (Kec. Plered) b. Sebelah Selatan : Rawasari (Kec. Plered) c. Sebelah Timur : Sindangsari (Kec. Plered) d. Sebelah Barat : Citalang (Kec. Tegalwaru)   Luas tanah a. Luas tanah sawah : 22,00 ha b. Luas tanah kering : 188,27 ha c. Luas fasilitas umum : 12,46 ha d. Total luas : 222,73 ha   Jenis dan Kesuburan Tanah a. Warna tanah : Abu-Abu b. Tekstur Tanah : Lempungan c. Tingkat kemiringan : 15 derajat   Iklim a. Jumlah bulan hujan : 12,00 bulan b. Suhu rata-rata harian : 30,00 derajat Celcius c. Tinggi tempat dari permukaan laut : 246,0 mdl   Topografi a. Dataran Rendah : 246,17 ha a. Aliran sungai : 0,14 ha   Letak a. Kawasan Perkantoran : 0,50 ha b.m. Kawasan Pertokoan/Bisnis : 0,15 ha c. Kawasan Industri : 5,00 ha d. Perbatasan antar kecamatan lain : 0,40 ha e. Kawasan Bebas Banjir : 246,17 ha   Orbitrasi a. Jarak ke ibu kota kecamatan : 1,50 km b. Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan kendaraan bermotor : 0,25 jam c. Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor : 2 jam d. Kendaraan umum ke ibu kota kecamatan : 3 unit e. Jarak ke ibu kota Kabupaten/Kota : 15 km f. Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan kendaraan bermotor : 1 jam g. Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan  berjalan kaki atau kendaraan non bermotor : 5 jam h. Kendaraan umum ke ibu kota kabupaten/kota : 3 unit i. Jarak ke ibu kota provinsi : 73 km j. Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan  kendaraan bermotor : 4 jam k. Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan berjalan kaki atau  kendaraan non bermotor : 13 jam l. Kendaraan umum ke ibu kota provinsi : 3 unit     ~bkp113~

KUNJUNGI RA ASY-SYIFA DESA CITEKO PRAJA IPDN DISAMBUT MERIAH OLEH ANAK-ANAK SERTA TENAGA KERJA RA ASY SYIFA

Pada kunjungan kakak praja ipdn di RA Asy-SYIFA desa citeko menambah semangat Anak anak dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah. Dalam kesempatan kali ini Praja IPDN yang sedang melaksanakan Bhakti Karya Praja mengunjungi RA ASY-SYIFA di desa citeko dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan proses belajar mengajar di RA tersebut. Dan Tenaga pengajar RA Asy-Syifa mengatakan sangat senang atas kehadiran Praja IPDN  yang telah ikut serta membantu dalam proses belajar mengajar sehingga adik-adik dapat belajar dan bermain dengan ceria. Praja Ipdn turut ikut dalam proses pembelajaran serta kegiatan dari adik-adik RA Asy Syifa yaitu dari pukul 08.00-10.00 WIB dan disambut dengan ramah oleh seluruh tenaga kerja dengan diiringi lagu yang telah diajarkan oleh guru guru di sekolah tersebut dan anak anak pun menyanyikan lagu tersebut dengan ceria setelah itu di lanjutkan dengan pembelajaran di dalam kelas yang didampingi langsung oleh kakak Praja IPDN serta bermain beberapa game tebak tebakan sehingga dengan begitu dapat membuat suasana belajar lebih asik dan seru serta tidak lupa dalam kegiatan tersebut diberikan sedikit reward berupa hadiah kecil bagi yang bisa dan berani untuk tampil di depan kelas serta mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh kakak kakak Praja IPDN.   ~bkp113~

NIKMATNYA KUE SEMPRONG MIH ONAH HINGGA KE WILAYAH SEKITAR JAWA BARAT

Kue semprong atau semprongan adalah jenis kue kering yang kerap menjadi oleh-oleh. Kue berbentuk pipa silinder tipis dan berbentuk kerucut dengan cita rasa khas dan unik itu tetap eksis menjadi buah tangan yang diburu di wilayah jawa barat salah satunya kabupaten purwakarta desa citeko. Salah satu yang melestarikan kue itu,mih onah yaitu nama dari orang tua pengelola usaha ini warga desa citeko kecamatan plered, purwakarta,jawa barat.Sudah kurang lebih 25 tahun,kue itu diproduksinya secara tradisional. Berbahan dasar tepung beras, santan, gula, mentega, telur, dan kayu manis serta vanilli yang dipanaskan menjadikan kue semprongan renyah di lidah. Tak heran saat momen menjelang Lebaran kue tersebut selalu diburu. Produksi semprongan sendiri biasanya ramai dipesan saat lebaran ataupun hajatan tertentu.Harganya pun terbilang cukup murah yaitu kisaran 13-35rb dengan menyesuaikan rasa serta ukuran yang akan dibeli.Adapun produk kue semprong mih onah menyajikan 3 varian rasa mulai dari original dengan cita rasa manisnya yang crunchy,lalu ada rasa wijen yang menghadirkan cita rasa gurih khas wijen dan tekstur semprong yang crunchy dan yang terakhir varian rasa jahe. Pengelola pabrik ini mengatakan pemasaran produk semprong mih onah pun sudah tersebar di beberapa wilayah jawa barat,karena untuk wilayah desa citeko sendiri hanya ada satu pabrik yang memproduksi kue semprong yaitu pabrik kue semprong mih onah. “Dalam sehari kami menargetkan untuk membuat kue semprong sebanyak 4 karung per karyawan yang dimana disini memiliki 6 karyawan,dan mulai kerja dari pukul 7 pagi hingga 4 sore tetapi kadang apabila pesanan melonjak maka karyawan sudah pasti akan lembur untuk mencapai jumlah pesanan yang datang”ujarnya selaku pengelola usaha ini.   ~bkp113~